Chile-Taller 2Inés Pérez, Con-spirando Collective, Chili

“Contoh dari jaringan kaum perempuan Asia, yang bekerja sama dengan Mission 21, dan keikutsertaan mereka bersama dengan gereja-gereja di negara mereka yang sadar akan keadaan dan karena itu berupaya mendapatkan titik temu menyikapi dan mencegah perdagangan manusia, telah menggerakkan kami untuk meminta Garis Dasar di Amerika Latin. Kami ingin gereja-gereja memberi perhatian terhadap dimensi sosio ekonomi dan seriusnya situasi ini. Dan juga, kami ingin memperkuat hubungan antara jaringan-jaringan kaum perempuan dan mengupayakan strategi-strategi bersama. Tetapi, kami harus memastikan dulu bahwa kami tidak dibiarkan sendirian dalam perjuangan melawan kekerasan”.

Begitu kata-kata dari Josefina Hurtado Con-spirando secara bersama-sama dengan anggota organisasi-organisasi Mission 21 di Chili: “Sebuah refleksi diagnostik mengenai perdagangan manusia di negara-negara mitra Mission 21 di Amerika Latin dengan penekanan pada dunia ekumenis Protestan”, telah diselenggarakan di bawah pimpinan Cecilia Castillo Nanjarí, konselor dalam topik-topik mengenai perempuan dan keadilan gender. Dalam pidatonya ia menjelaskan bahwa ada organisasi-organisasi ekumenis yang bekerja keras menangani masalah perdagangan manusia, misalnya Komisi Dukungan terhadap Pengungsi dan Migran (Refugee and Migrant Support Committee [CAREF]), dengan pengalaman mendalam di Argentina.

Pada pihak lain, minat kaum perempuan pada gereja-gereja ekumenis protestan di benua itu cukup tinggi. Mereka begitu terlibat dalam menangani tantangan sesungguhnya dalam menentukan tempat untuk menimbulkan kesadaran dan kegiatan pelatihan terkait dengan topik ini. Kemudian, diaturlah sebuah pertemuan meja bundar dengan topik ‘Perdagangan Manusia dan Misi Gereja’. Dr. David Munoz Condell, seorang pendeta evangelis dan mitra agamawi dari Departemen Investigasi Kriminal Chili (PDI) menjelaskan ciri-ciri kejahatan baru, seperti perdagangan manusia, lalu dia menambahkan, “Percaya atau tidak, namun kami memperhatikan bahwa baik gereja Katholik maupu gereja Protestan terlibat dalam perdagangan manusia. Jika kita mulai dengan dasar ini, maka wacana kita pasti gagal”. Kemudian ia menambahkan hawa sekarang ini, kejahatan semacam ini diklasifikasi secara terpisah dalam misi Kristen.

Chile- taller 1Pendeta dari Jemaat Trinitas dan koordinator pelayanan pastoral bagi kaum migran Gereja Lutheran Evangelis di Chili (IELCH), Marcelo Huenulef Ortega, memberikan pidatonya mengenai “Pelayanan Pastoral bagi Kaum Migran Gereja Lutheran Evangelis di Chili IELCH: Dukacita dan Tantangan.“ Ia adalah penasihat dari sebuah organisasi baru untuk pelayanan pastoral Kristen dalam gerejanya dan memberikan kesempatan juga kepada Ruth, seorang migran, untuk juga berbicara. Dalam bagian kedua, kami bekerja di dalam kelompok-kelompok kecil. Di sana kami membahas kesan-kesan para peserta mengenai topik ini. Bahan ini akan menjadi dasar untuk laporan akhir mengenai perdagangan manusia di Amerika Latin.

http://mission-21.org/es/mission-21/asambleas-continentales/america-latina/