Etel Nina Cáceres lahir di Arequipa, Peru. Gelar Ilmu sosial diperolehnya dari Universitas San Agustin de Arequipa.

Pada tahun 1983 Etel melakukan perjalanan ke Andes Selatan di Peru dalam pencariannya akan makna hidup.

Dia menemukan sebuah gereja yang hidup dalam persekutuan dengan orang-orang kudus, sebuah gereja yang pintunya senantiasa terbuka dan memiliki wajah manusia. Sebuah gereja di mana orang miskin dan orang awam dapat menyuarakan suara mereka dan pendetanya berjalan bersama-sama dengan umat. “Inilah tempat yang cocok untuk ku” begitu pikirannya, dan ingatan ini tetap kuat sampai dengan hari ini. Gereja ini adalah Gereja Surandina.

Etel bekerja di Kementerian Pendidikan sebagai Direktur Executive di Kantor Pendidikan Diosesan Katolik Prelature di Sicuani, dengan tujuan menjadikan pendidikan sebagai alat pembebasan.

Sejak 2008 Etel bertanggungjawab untuk menjalankan Instituto Sur Andino de Investigación y Acción Solidaria, ISAIAS (Southern Andes Institute of Research and Solidarity Action) juga dalam mempromosikan martabat manusia yang berasal dari iman kepada Allah, Allah yang membebaskan. Lembaga ini juga bertujuan untuk ambil bagian dalam membangun suatu masyarakat  yang adil, mengembangkan persaudaraan dan solidaritas dalam rangka menyambut kedatangan Kerajaan Allah.