Pekerjaan: Sekertaris Eksekutif Kesatuan dan Pembaruan Gereja, Persekutan Gereja-gereja Indonesia (PGI)

1. Bagaimanakah Anda terhubung pertama kali dengan Mission 21 atau Basel Mission?

Saya terhubung pertama kali dengan Mission 21 atau Basel Mission ketika menghadiri Workshop Antikorupsi di Bali (2015) dan berikutnya melalui Pertemuan Stakeholder Gereja dan Para Pekerja Migran yang diadakan di Jakarta pada 26-28 April 2016.

Terkait keadaan di Indonesia saat ini, ada banyak perempuan pekerja migran yang menjadi korban penipuan, kekerasan, pemerkosaan dan pembunuhan. Faktor utama yang membuat para pekerja migran rentan terhadap kekerasan adalah rendahnya pendidikan, rasa takut dan kemiskinan.

2. Apa saja kontribusi yang telah Anda berikan bagi pemberdayaan perempuan?

  1. Mengadakan pelatihan-pelatihan terkait isu-isu perempuan berdasarkan perspektif teologi, hukum, politik, sosial dan budaya.

  2. Memetakan isu-isu perempuan strategis yang memerlukan perhatian gereja, pemerintah dan masyarakat.

  3. Mengadakan studi bersama untuk memperkuat organisasi-organisasi atau kelompok-kelompok perempuan.

  4. Mengingatkan gereja, pemerintah, dan masyarakat untuk memberikan perhatian lebih kepada isu-isu perempuan melalui kampanye-kampanye, gerakan solidaritas, dan meminta pemerintah untuk mengesahkan undang-undang yang lebih berpihak pada perempuan.

3. Menurut Anda, mengapa pemberdayaan perempuan adalah sesuatu yang penting bagi organisasi-organisasi berbasis agama?

Melalui berbagai organisasi berbasis agama, kami percaya bahwa kita bisa melakukan sesuatu untuk memberdayakan perempuan dan mengubah situasi yang mereka alami dalam hidup mereka. Beberapa filsuf mengatakan bahwa bahasa memiliki suatu kuasa untuk mengubah dan memengaruhi pendengarnya. Lebih lanjut lagi, bahasa dapat juga menjadi radikal dan berubah menjadi sumber untuk mengesahkan kekerasan terhadap perempuan. Satu-satunya cara untuk mengubah situasi ini adalah dengan mengorganisir orang-orang melalui kata-kata, bahasa, membagikan pengalaman, visi, dsb.